Web Service Sample, SharePoint Sample, Web Service Sample, Affiliate Sample, CMS Tips, ASP.NET Sample, Web Service Tutorial, SharePoint Tutorial, Web Service Tutorial, Affiliate Tutorial, CMS Tutorial, ASP.NET Tutorial

Jumat, 26 Agustus 2016

Custom Bold Label CSS in ASP Menu Item

Seperti kita tahu bahwa menu merupakan bagian yang penting dalam navigasi halaman website.
Tanpa menu tentu saja kita akan kesulitan untuk menuju halaman website yang kita inginkan.
Pada pembahasan tentang Custom Bold Label CSS in ASP Menu Item ini akan dijelaskan singkat cara merubah tampilan bold pada asp:MenuItem di website yang dibangun dengan ASP.NET.

Standar asp:MenuItemdi ASP.NET tidak menyediakan properti CssClass dan juga tidak mensupport style untuk mendukung tampilannya. Akan tetapi properti Text pada asp:MenuItem memungkinkan kita untuk menambahkan syntax HTML.

Contoh dibawah ini kita akan membuat text di asp:MenuItem menjadi tebal. Gambar pertama merupakan tampilan awal sebelum kita merubah text pada asp:MenuItem.

Custom Bold Label CSS in ASP Menu Item

Agar label di asp:MenuItem berubah menjadi tebal kita dapat menambahkan HTML pada property Text seperti dibawah ini.

Ada 2 cara untuk melakukan perubahan, yaitu pertama dengan inline style dan yang kedua dengan menambahkan class.

Solusi Pertama :



Solusi Kedua :



Berikut ini adalah hasil setelah kita merubah isi dari Text dengan menambahkan HTML didalamnya.

Custom Bold Label CSS in ASP Menu Item

Semoga posting tentang Custom Bold Label CSS in ASP Menu Item ini dapat bermanfaat.



Salam,



Minggu, 21 Agustus 2016

Cara Membuat Password Yang Susah Ditebak

Apakah Anda sering menggunakan password yang kurang baik seperti contoh di bawah ini?
Qwerty123!@#, 08@gustus1985!!, Dind4885

Kelihatannya susah ditebak kan? Bagi manusia, kata tersebut cukup sulit untuk diingat tapi bagaimana dengan mesin? Saat ini, computer dan teknologi sudah semakin canggih dan semakin cepat. Ditambah lagi kecanggihan program dan algoritma computer, mereka bisa mencoba untuk memecahkan password dengan kecepatan 8 juta percobaan per detik sehingga 8 karakter dengan berbagai kombinasi dapat dipecahkan hanya dalam waktu beberapa minggu saja.

Para cracker password sudah mempunyai kamus sendiri yang sudah mereka bangun sejak lama untuk melakukan percobaan eliminasi beberapa huruf vocal yang dijadikan symbol/deretan angka/bilangan matematika yang sudah umum diketahui. Contoh : "s" diganti menjadi "$", "a" diganti menjadi "@", "1" diganti menjadi "I", dsb.

Bagaimana caranya untuk mengelabui mesin agar password kita tidak mudah ditebak?
Untuk membuat password yang sulit ditebak, salah Satu cara yg patut dicoba adalah membuat password yang manusia mudah mengingatnya tetapi mesin susah untuk memecahkannya.
Cara yang paling gampang adalah dengan mengambil sebuah kalimat dan diubah menjadi password. Ambil saja kalimat yang gampang diingat dan paling berkesan bagi anda.

Contoh :
"Marsha dan beruang berbelanja ke pasar" dapat dibuat menjadi "marDAB3rkPS"

Ltime@go-inag~faaa! = long time ago in a galaxy not far away at all

Ada juga yang menyarankan menggunakan password manager seperti Password Safe yang akan men-generate password yang jarang dipakai orang, contohnya QG6, FN4nFAm, cHe6wUne

Bisa juga, mengkombinasikan sentence password (contoh diatas) dengan sandi sandi yang pernah kita pelajari saat pramuka, sandi A-N, sandi Morse, atau sandi ular. Semakin mengacak kumpulan password, semakin lama waktu yang dibutuhkan mesin untuk memecahkannya.

Tips :
Jangan menggunakan kembali password yang sudah digunakan sebelumnya, karena mudah di-hack meski sebelumnya sudah menggunakan format password yang aman.


Update password secara teratur, umumnya banyak situs yang menghendaki ganti password tiap 3bulan

Waspada dengan penggunaan "pertanyaan rahasia" untuk mengambil kembali password anda. Karena hal ini juga gampang diretas oleh system. Sebaiknya menggunakan aplikasi password manager.

Apabila ada situs yang menawarkan 2 faktor otentikasi, pastikan untuk memilih solusi tersebut karena keamanannya lebih terjamin.


Salam,

Sabtu, 20 Agustus 2016

Using Thread for Sending Mail in NET

Sebagai programmer tentu kita pernah membuat otamatisasi untuk pengiriman email ke user. Kadangkala proses pengiriman email tersebut dijadikan satu dengan proses transisaksi, misalnya proses input.

Using Threading For Sending Mail in ASP.NET

Jika kita menggabungkan coding antara proses simpan dan pengiriman email menjadi satu sub prosedur maka bisa dipastikan akan diperlukan waktu beberapa detik untuk menyelesaikan keselurahan proses tersebut sehingga mengorbankan waktu tunggu user. Untuk itulah kita memanfaatkan Using Threading For Sending Mail in ASP.NET.

Agar user tidak terlalu lama menunggu maka sebaiknya kita selesaikan dahulu proses simpan data dan proses pengiriman email dilakukan dengan memanfaatkan threading.

Dibawah ini disajikan contoh pemanfaat threading agar user tidak merasakan proses yang terlalu lama pada saat melakukan transaksi simpan data dan sekaligus mengirimkan email.

Private oThread As Thread

Private Sub BtnSubmit_Click(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnSubmit.Click
       'code for saving process here
       oThread = New Thread(AddressOf SendingMail)
       oThread.Priority = ThreadPriority.Lowest
       oThread.Start(ob)
End Sub

 Private Shared Sub SendingMail(ByVal ob As ObjekNotifikasi)
       'Code for sending mail here
End Sub


Semoga posting artikel tentang Using Threading For Sending Mail in ASP.NET diatas dapat bermanfaat.


Salam,

How To Paste Clipboard Into Browser

Sumber data yang digunakan dalam business intelligent seringkali berasal dari berbagai jenis tipe file, tetai yang umu digunakan adalah format CSV atau Excel.

Pada posting kali ini saya coba jelaskan cara melakukan upload data bukan dari file langsung tetapi dari Clipboard.

Aplikasi yang digunakan untuk melakukan praktek kali ini akan berbasis aplikasi web.

Berikut ini tampilan sumber data yang berasal dari excel :

How To Paste Clipboard In Browser

Sedangkan gambar dibawah ini adalah hasil dari paste.

How To Paste Clipboard In Browser

Untuk menghasilkan hasil paste seperti diatas, kita membutuhkan fungsi untuk membaca clipboard data. Tergantung dengan jenis browser, perlakuan untuk membaca data dari clipboard juga berbeda.

Internet Explorer (using input button)
function paste()
{
var data = window.clipboardData.getData("text");
alert(data);
}
Google Chrome (using CTRL + V)
document.addEventListener('paste', function(evt)
{
var data = evt.clipboardData.getData('text/plain');
alert(data);
});

Silahkan untuk melakukan download file untuk contoh tampilan diatas. File tersebut hanya berupa halaman web page dan berisi javascript tanpa server side code. Silahkan untuk memodifikasi script tersebut jika ingin digunakan.

Semoga posting tentang How To Paste Clipboard In Browser diatas dapat bermanfaat.



Salam,

Pentaho Data Integration Transformation Tutorial

Posting kali ini akan membahas tentang Pentaho Data Integration Transformation Tutorial.

Kadang kala kita membutuhkan data di server production dicopy ke dalam server development untuk keperluan testing yang mendekati kondisi sebenarnya. Jika kita menggunakan SQL server mungkin akan lebih mudah melakukan copy data dari server production ke server development.

Tetapi jika kita menggunakan Greenplum yang databasenya menggunakan beberapa schema maka proses transfer menggunakan syntax standar Greenplum akan terasa sulit.
Untuk itulah kita menggunakan alat bantu bernama Pentaho Data Integration.

Pentaho sendiri mempunyai beberapa sumber data yang dapat ditransformasi ke dalam table target dan tidak dibatasi hanya dari database tetapi dapat juga dari file text maupun CSV.

Contoh dibawah ini kita akan menggunakan database Greenplum dengan input dan output merupakan table yang terdapat di dalam database.


Gambar diatas adalah hasil akhir proses pembuatan transformasi di Pentaho Data Integration,

Dibawah ini adalah langkah-langkah yang akan kita lakukan untuk menyiapkan transfer data.











Semoga posting tentang Pentaho Data Integration Transformation Tutorial diatas dapat bermanfaat.



Salam,


Jumat, 12 Agustus 2016

[ SAP - BASIS ] - Authorization Group Table Warning (&NC&)

Disini saya mau share mengenai hal yang pernah saya pecahkan bersama tim. Jika kalian seorang BASIS tentu tidak asing dengan role dan table di SAP. Namun jika kalian baru di BASIS pada perusahaan yang sudah mengimplementasikan SAP, saya sarankan Anda membaca artikel yang saya buat. Ini adalah mengenai keamanan data antar Modul di SAP.

Case ini terjadi sekitar satu tahun lalu, 2015 awal.

Ada seorang user A yang bertanya kepada SAP Analyst, apakah user B mempunyai akses ke table X? Karena dia bukan dari departemen / modul user A. Kemudian setelah berkonsultasi, Analyst ini bertanya ke BASIS mengenai role yang ada, apakah ada yang salah. Karena menurut Analyst ini biasanya juga begitu, sama dengan yang lain. Setelah meneliti ke S_TABU_DIS-DICBERCLS diketahui bahwa akses user B tersebut memang tidak ada tulisan secara gamblang untuk akses ke modul A, tetapi ada value Auth Group &NC&.


&NC& adalah “Not Classified” Authorization Group for Table di SAP, secara default untuk Z table (costum) jika Auth Group tidak dimaintain akan otomatis ambil Auth Group &NC&, hal inilah yang berbahaya. Authorization Group ini adalah group untuk setiap custom table yang dibuat. Bayangkan jika hampir semua authorization Group ini &NC&. Tentunya hal itu menjadi pintu gerbang untuk dapat membuka semua table yang authorization group nya &NC& bukan?

Berikut cara untuk mengetahui sebuah table mempunyai Auhorization Group apa. (BASIS role only)

Authorization Group Table Warning

(Gunakan client QA untuk percobaan ini karena akan langsung berdampak pada user SAP)

  1. Buka SAP - tcode SE11 - Database table and display

    Authorization Group Table Warning
  2. Ketik nama table dan klik display

    Authorization Group Table Warning
  3. Klik Utilities kemudian Assign Authorization Group

    Authorization Group Table Warning
  4. You can see kolom Authorization masuk ke authorization group mana. Jika value nya &NC& maka catat table apa saja yang Auth Group &NC&. Kalian bisa juga menggunakan se16 atau DD02L atau TDDAT untuk mendapatkan list all table di SAP.
Jika &NC& tadi digunakan untuk report data atau melihat raw data, maka jika user tau nama table, dia akan bisa membuka table yang seharusnya tidak bisa dia buka.

Jadi, selama Auth Group di table (yang bisa dilihat dari SE11 atau table TDDAT) tetap &NC& tapi tidak di deklarasi di role (field DICBERCLS) sebenarnya tidak menjadi masalah, sebab jika ada deklarasi di role tersebut maka table-table custom yang masih standard &NC& akan ikut terbuka akses nya), yang akan menjadi masalah linking open to many table.

Langkah yang bisa diambil untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan cara membuat custom authorization group per modul, yang nantinya akan di gunakan pada role S_TABU_DIS-DICBERCLS. Anda perlu mempunyai daftar list table yang ber Authorization Group &NC& dan daftar list role yang memiliki S_TABU_DIS terutama DICBERCLS yang memanggil Auth Group &NC&.

Langkah Kerja:
  1. Load semua data custom table ke dalam excel, filter hanya yang Auth Group nya &NC&
  2. Load semua role yang mengandung &NC&
  3. Buat custom Authorization Group, misalnya permodul ( ZHR1 untuk umum, ZHR2 untuk confidential, ZFI1 untuk umum, ZFI2 unuk confidential, begitu seterusnya)
  4. Setelah mempunyai standard Auth Group kemudian masukkan dan pisah per modul untuk memudahkan administrasi.

    Authorization Group Table Warning
    List of table and Authorization
  5. Beritahukan ke ABAPER untuk mengubah Auth Group ke semua table yang sudah Anda buat, dan informasikan juga bahwa selanjutnya jika membuat table bisa di Assign Auth Group sesuai standard.
  6. Setelah Di transport ke QA kemudian lihat melalui SE11 lagi apakah sudah sesuai atau belum.
  7. Ubah semua role yang mempunyai value &NC& menjadi Auth Group sesuai yang sudah kalian buat tadi.
  8. Beberapa role kemungkinan memerlukan langsung nama table.
  9. Perhatikan juga untuk table jangan sampai ada * atau wildcard, karena itu juga berbahaya, tanyakan kepada Analyst yang bersangkutan untuk mengubah * menjadi spesifik table yang diperlukan.
  10. Informasikan perubahan dan lakukan test di QA server.
  11. Setelah berjalan mulus, transport hasil perubahan yang telah kamu lakukan
  12. Pastikan tidak ada error di PROD dan konsultasikan kembali ke Analyst team jika ada user mengalami gangguan setelah perubahan.
Beberapa perusahaan mempunyai policy masing masing. 
Jadi jika Anda akan melakukan perubahan ini maka pastikan sudah dikonsultasikan dengan senior atau atasan Anda.



Terima Kasih

[ Microsoft Outlook ] - Ms Outlook Hangs on startup Contacting External Servers

This morning, i have a phone call. A user. She has no idea about what happened on her Ms Outlook. When she opened ms Outlook, it hang on start up. It keep on contacting an external server, so she can't use her email.

Ms Outlook Hangs on startup Contacting External Servers
illustration

She explained that this error happened last night until this morning. She waited for long time, about 30 minutes but nothing show the progress. I asked her to close and reopen the outlook, both by clicking the x button or from task manager. But it failed. It still contacting to a server. She was not in the office so i can't go to her desk.

Actually, I want to ask her to recreate a profile to solved this problem. But I think it will take a lot of time as she doesn't really know about computer and its program. So I did this temporary task to her.

She need to open outlook in safe mode, so the unimportant things do not start.
1. Click Windows Button and R
2. The screen will popped up, type (without quote) "Outlook.exe /safe"
3. It will start an outlook safe mode

It's a temporary solution, but this is the fastest way to resolve and incident. Later I will check her inbox, and trust center setting to see any uncommon things.
I think this is because Ms Outlook try to automatically download an image or attachment in her inbox which need internet connection.



I hope it's helps.

Selasa, 09 Agustus 2016

Dynamic ASP Menu Navigation

Dynamic menu di ASP sangat diperlukan jika kita ingin membuat tampilan menu yang dinamis. Selain itu data menu yang tersimpan di tabel akan memudahkan kita mengatur otorisasi untuk setiap menu bagi user yang melakukan login.

Silahkan melihat gambar dibawah ini untuk memnbuat Dynamic ASP Menu Navigation.

Dynamic ASP Menu Navigation
Figure 1 - Load Page

Dynamic ASP Menu Navigation
Figure 2 - Generate Menu

Dynamic ASP Menu Navigation
Figure 3 - Table Menu

Recommended Reading:


Semoga posting tentang Dynamic ASP Menu Navigation ini dapat bermanfaat.



Salam,

Popular Posts