Web Service, SharePoint, Web Service, CMS Tips, ASP.NET, Web Service Tutorial, SharePoint Tutorial, Web Service Tutorial, Affiliate Tutorial, CMS Tutorial, ASP.NET Tutorial

.

Welcome

Happy Reading ....

Please share it ... [x]

Saturday, April 8, 2017

Conditional Filter In SQL Server Query

Menggunakan query untuk menampilkan data merupakan hal yang sering kita lakukan jika berhubungan dengan data yang tersimpan di dalam database.

Dan best practice-nya adalah sebaiknya kita membuat sebuah stored procedure daripada melakukan hard code query di dalam program karena akan lebih mudah melakukan perawatan terhadap query tersebut jika suatu saat terdapat perubahan logika.

Di dalam stored procedure sendiri kita mudah untuk melakukan beberapa macam logika kondisi. Tetapi hal tersebut akan membuat isi dari stored procedure terlihat lebih panjang dan lebih susah dimengerti untuk pertama kali.

Kita coba bandingkan query untuk logika kondisi dibawah ini :

CARA 1 :

IF @var = 1
BEGIN
           SELECT * FROM TABLE_NAME WHERE Column = 'A'
END
ELSE
BEGIN
           SELECT * FROM TABLE_NAME WHERE Column = 'B'
END

CARA 2 :

SELECT * FROM TABLE_NAME WHERE
CASE WHEN @Var = 1 THEN 'A' ELSE 'B' END = Column

Dari sample diatas terlihat bahwa cara kedua akan terlihat lebih pendek dalam penulisan script-nya.
Bayangkan jika logika kondisi terdapat lebih dari 3 filter maka cara nomor 2 akan jauh lebih mudah untuk dibaca dan lebih ringkas.

Dibawah ini sebuah contoh lagi sebuah stored procedure yang akan menampilan all jika @Category adalah "All" dalam hal ini diwakili dengan value 0 dan akan memfilter sesuai kategori jika pilihan @Category selain "All"

CREATE PROCEDURE [dbo].[sp_SAMPLE]
@Category Int
AS
BEGIN
SELECT * FROM Table_Name WHERE
CASE
WHEN @Category = 0 THEN 0
ELSE Table_Name.ID
END = @Category ORDER BY ID ASC
END

Semoga posting tentang "Conditional Filter In SQL Server Query" ini dapat bermanfaat.



Salam,

Wednesday, April 5, 2017

Xamarin Visual Studio Error The Installed Android SDK Platform Too Old

Judul posting kali ini adalah "Xamarin Visual Studio Error The Installed Android SDK Platform Too Old".

Xamarin Visual Studio Error The Installed Android SDK Platform Too Old

Pesan diatas memberitahukan bahwa Android SDK tidak compatible lagi dengan JDK untuk digunakan melakukan design di Visual Studio.

Biasanya error tersebut terjadi setelah kita telah melakukan update terhadap JDK tetapi kita belum melakukan update terhadap SDK.

Yang perlu kita lakukan adalah klik link Manually update the SDK platform sehingga muncul Android SDK Manager. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Xamarin Visual Studio Error The Installed Android SDK Platform Too Old

Dari Android SDK Manager tersebut secara otomatis Android SDK Tools yang diperlukan telah tercentang.

Semoga posting tentang "Xamarin Visual Studio Error The Installed Android SDK Platform Too Old" diatas dapat bermanfaat.


Salam,

Friday, March 31, 2017

Android Designer Not Shown in Visual Studio 2015

Visual Studio saat ini telah support untuk membangun aplikasi mobile untuk Android dan IOS. Visual Studio yang sudah support untuk hal tersebut adalah versi 2015 up.

Agar dapat melakukan pembuatan aplikasi Android maka kita harus menginstall terlebih dahulu Xamarin untuk Visual Studio.

Jika proses instalasi Xamarin untuk Visual Studio telah selesai, maka saat-nya untuk mencoba membangun aplikasi Android di Visual Studio.

Hal yang umum terjadi adalah Designer Tools untuk Android tidak muncul pada Visual Studio. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Android Designer Not Shown in Visual Studio 2015

Pertama yang harus diperiksa adalah pesan warning yang muncul di Visual Studio.

Android Designer Not Shown in Visual Studio 2015

Dari warning tersebut dapat kita ketahui bahwa JDK yang kita gunakan sudah tidak kompatibel.

Android Designer could not run because: Your Java version (1.7.0) is too old. You must have at least 1.8 installed.
Please install it or set Java Development Kit path for Oracle 1.8+ on Tools->Options->Xamarin->Android Settings menu.

Maka kita perlu mengupdate JDK menjadi Versi 1.8. Silahkan download JDK dari website Oracle.

Android Designer Not Shown in Visual Studio 2015

Setelah kita selesai melakukan update JDK kemudian kita rubah setting Xamarin di bagian Android JDK ke folder instalasi JDK Versi 1.8 tersebut.





Semoga posting tentang "Android Designer Not Shown in Visual Studio 2015" diatas dapat bermanfaat.



Salam,




Monday, March 27, 2017

SQL Server Profiler Select, Insert, Update, Delete

Query yang optimal dengan waktu eksekusi yang cepat merupakan salah satu faktor yang membuat aplikasi yang kita buat juga akan lebih cepat saat diakses.

Sehingga untuk kebutuhan monitoring kita membutuhkan tool yang dapat digunakan untuk melakukan monitoring terhadap query yang sedang berjalan.

SQL Server yang merupakan product Microsoft menyediakan tool yang bernama SQL Profiler yang digunakan untuk memonitor DML maupun DDL apa saja yang sedang terjadi terhadap suatu database.

Cara untuk melakukan monitoring dengan melakukan filter hanya untuk transaksi Select, Insert, Update, Delete dapat dilihat pada langkah berikut ini :
  1. Buat New SQL Profiler

    Jika menggunakan SQL Server Management Studio maka klik menu Tools dan pilih SQL Server Profiler.

    SQL Server Profiler Select, Insert, Update, Delete
  2. Arahkan ke tabel disimpan di DB terkait

    SQL Server Profiler Select, Insert, Update, Delete
  3. Check all event dan all columnt
  4. Pada column filter DatabaseName Isikan Like sesuai dengan database
  5. Pada column filter TextData isikan Like %SELECT%, %INSERT%, %UPDATE%, %DELETE%
  6. Kemudian klik OK dan filter profiler berdasarkan transaksi Select, Insert, Update, Delete telah siap digunakan.

Semoga posting tentang "SQL Server Profiler Select, Insert, Update, Delete" diatas dapat bermanfaat.



Salam,

Saturday, March 25, 2017

Setting Custom K2 Authentication URL

Melanjutkan posting saya yang membahas tentang K2. Maka pada posting kali ini saya akan memberikan cara untuk melakukan perubahan URL pada app otentikasi K2.

Seperti yang telah kita ketahui, secara default bahwa setiap kali user login ke salah satu dari K2 Designer, K2 Runtime, dan K2 Workspace maka akan diminta melakukan otentikasi melalui K2 Identity.

Secara default alamat K2 Identity adalah http://[nama host]/Identity. Kemudian bagaimana jika kita akan merubah URL tersebut jika kita akan menerapkan protokol https dengan certificate. Karena dengan menerapkan certificate maka akan efektif jika alamatnya diubah menjadi http://[nama host].[nama domain].com/Identity.

Jawabannya adalah dengan melakukan setting issuer melalui K2 Designer seperti terlihat pada gambar dibawah ini :


Setting Custom K2 Authentication URL


Setting Custom K2 Authentication URL


Semoga posting tentang "Setting Custom K2 Authentication URL" diatas dapat bermanfaat.



Salam,

Popular Posts